Home » , » Sawarna, Keindahan yang Belum Terjamah

Sawarna, Keindahan yang Belum Terjamah

Written By Unknown on Selasa, 29 Januari 2013 | 06.35


“Lo semua dapet salam dari Indonesia” kata-kata yang terus terngiang di otak saya semenjak nonton film 5 Centimeter.
Satu kalimat sederhana yang penuh makna bagi saya. Rangkaian kata yang mencerminkan keindahan negeri sendiri, negeri ibu pertiwi, Indonesia.
Hari Rabu 23 Januari 2013 tepatnya pukul 00.15 jadi awal perjalanan saya ke pantai sawarna. Berangkat bersama rombongan touring kampus saya (COMOT IT Telkom) saya pun meluncur ke pantai ini.
Perlu 2 jam perjalanan dari pantai pelabuhan ratu, Sukabumi untuk bisa sampai ke pantai sawarna. Total waktu yang ditempuh sulit buat saya perkirakan karena banyak banget hambatan di touring kali ini, pokoknya baru sekitar jam 1 siang saya sampai.
Perjalanan ini dipimpin oleh temen saya, abang saya, si Arie Romanov Rahman, yang sampai detik ini saya angkat topi buat pengetahuannya akan daerah-daerah yang tujuan wisata, mau yang pelosok sampai yang kota dia tau, dan saya ga pernah nyesel soal tujuan touring yang dia kasih , emang edan ini orang :).
Pantai sawarna punya beberapa tujuan yang emang sering didatengin, semisal lagon pari, tanjung layar, dan goa taraje. Daerah Sawarna ini sama sekali belum terjamah pembangunan seperti layaknya pantai pangandaran ataupun pantai ancol, :D
bagaimana tidak, listrik ga ada, apalagi hotel bintang lima? Salah satu tempat bernaung kami selama disana adalah warung pinggir pantai milik seseorang yang akrab dipanggil dengan sapaan Ummi.
Warung Ummi punya bale-bale yang bisa dipakai untuk selonjoran, sampe tidur sih lebih tepatnya. Kami juga sudah berjaga-jaga dengan menyewa tenda dari Bandung, jaga-jaga kalau lapak tidur di bale-bale Ummi sudah penuh oleh rombongan.
Waktu pertama kami datang stok warung Ummi masih lengkap dari mie instan, telor, sampai nasi. Begitu pagi menjelang yang tersisa hanya mie instan saja.
Kembali soal keindahan yang saya bilang di judul post ini. Desiran ombak kencang, karang-karang pantai tanjung layar yang menjulang tinggi, sepertinya sulit ditemukan dengan pengalaman travelling kelas teri.
Ya, saya pun mengakui semnejak itu kalo pengalaman travelling saya masih kelas teri.Anak teri malah.
Banyak orang yang berdomisili di pulau Jawa hanya tahu destinasi penghabisan penat dengan perjalanan Jakarta-Bandung, menyewa villa di Puncak, atau mengepak kopernya lalu pergi ke Bali.
Mulai sekarang untuk anda yang baca postingan ini cobalah untuk eksplor destinasi lain, simpan baju hangat anda yang biasa anda pakai ke puncak, tahan nafsu anda akan serabi khas Bandung, buang sejenak hasarat untuk searching tiket PP ke Bali, dan bawa tas gendong anda isi dengan baju, sunblock, uang seperlunya serta servis kendaraan anda lalu cobalah ke pantai yang satu ini, karena dimana lagi anda akan dengan mudah mendapat tujuan wisata pantai yang sepi, bersih, dan menikmati keindahan Indonesia, yang masih terdapat di pulau Jawa yang katanya pulau tujuan dengan infrastruktur terbaik.
Satu kalimat yang menurut saya pantas jadi jawaban atas qoute film 5 Centimeter yang saya tulis di awal post,
“berikan jawaban salam itu pada Indonesia, datangi keindahannya”


Sumber : http://wisata.kompasiana.com
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita sikicau - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger